extraordinary


Weblog versus Mainstream Media

28 01 2009

Perkembangan blog yang begitu pesat seolah melengkapi dunia maya dengan penyampaian informasi yang lebih kompleks secara cepat hingga menembus batas-batas ruang dan waktu. Blog yang awalnya hanya digunakan sebagai catatan harian online, kini telah jauh berkembang hingga banyak kita temui blog-blog yang kontennya lebih luas terutama berita-berita aktual, info-info hangat dari berbagai belahan dunia dan lain sebagainya.

Perlu diingat bahwa blog sendiri merupakan sebuah media komunikasi visual yang efektif seperti media-media mainstream (televisi, media cetak, dll). Dengan penyampaian informasi yang lebih bersifat personal dan bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun, bukan tidak mungkin suatu saat blog yang kontennya memilki news value tinggi banyak bermunculan bahkan menyaingi media mainstream.

Konten blog berupa penyampaian informasi personal yang sederhana dengan gaya bahasa khas blog yang santai dan ringan disajikan oleh bloger pun bisa dibandingkan dengan Media Mainstream yang menyampaikan informasinya dengan lebih formal dan akurat. Bloger yang bisa juga diasumsikan sebagai pewarta warga/citizen journalist (walaupun tidak semuanya) ini tanpa disadari menciptakan sebuah konten hebat untuk penyampaian informasi secara cepat kepada masyarakat, bahkan media mainstream pun tidak jarang pula menggali fakta-fakta dan opini dari pewarta warga itu sendiri.

Pewarta warga lebih unggul dalam kecepatan penyampaian informasi karena sifatnya yang personal dan praktis, walaupun kurang dari sisi keakuratannya, karena pewarta warga sendiri tidak terikat suatu peraturan, birokrasi maupun redaksi (yang konon dapat memfilter keakuratan fakta dari informasi) layaknya sebuah media mainstream. Namun alangkah baiknya jika bloger sebagai pewarta warga bekerjasama dengan media mainstream untuk kemudian mengembangkan kemajuan di bidang jurnalistik dan teknologi.



Komunitas Bloger

27 01 2009

Setiap pemilik blog pasti ingin blognya tetap eksis di blogosphere dengan menyajikan konten-konten yang menarik serta unik untuk menarik perhatian pembaca. Dalam perkembangannya, untuk membangun sebuah blog yang hebat, tidak bisa dipungkiri bahwa para blogers saling membutuhkan satu sama lainnya. Interaksi antar sesama bloger secara online maupun offline menjadi suatu proses belajar yang efektif untuk mengembangkan potensi blog itu sendiri.

Nah, dari situ biasanya muncul niat untuk membangun sebuah komunitas bloger. Biasanya didasari oleh kesamaan tema, konten, atau lokasi tempat tinggal. Bukan hal yang aneh lagi jika setiap kota memiliki komunitas bloger daerahnya masing-masing, seperti kita ketahui ada komunitas bloger asal Semarang, asal Bandung, Jogjakarta, dll.

Dengan begitu proses belajar dan berbagi antar sesama bloger bisa berjalan dengan lebih mudah. Selain belajar tentu persahabatan dan silaturahmi sesama bloger pun juga semakin erat dengan adanya kopi darat.

Komunitas bloger yang terbentuk biasanya memiliki misi lain selain sekedar belajar dan mengembangkan blognya masing-masing. Yang akan saya bahas di sini adalah saat komunitas bloger daerah mengangkat citra daerahnya agar lebih dikenal terutama di dunia maya.

Hal ini tentu merupakan sebuah inisaitif luar biasa untuk membangun sebuah konten blog yang bisa sangat bermanfaat bagi kemajuan suatu daerah. Para anggota komunitas yang berasal dari berbagai elemen masyarakat pun saling melengkapi untuk kemudian menggali potensi-potensi di daerahnya dan mengangkatnya menjadi sebuah konten menarik di dunia maya melalui media blog. Dari tempat-tempat wisata, kuliner, even-even besar, sejarah, berita aktual seputar daerah dan banyak lagi sudut-sudut kota yang belum tersentuh atau diketahui kalayak ramai.

Komunitas bloger daerah kebanyakan berhasil menciptakan sebuah konten hebat yang mengangkat citra daerah, menginformasikannya ke masyarakat luas baik dalam negri hingga mancanegara. Dan seolah disempurnakan dengan kegiatan-kegiatan nyata yang mereka lakukan agar lebih eksis dan bermanfaat bagi kemajuan masyarakat terutama di daerahnya masing-masing.



Eksistensi Setiap Blog

23 01 2009

Suatu blog dengan konten yang hebat biasanya dihubung – hubungkan dengan kuantitas komentar untuk setiap postingannya, baru kualitas dari postingan tersebut. Tapi tidak menurut saya. Untuk membangun sebuah blog dengan konten yang hebat, yang utama adalah minat yang tinggi untuk berkarya, berbagi dan belajar. Dan fasilitas yang mendukung semua itu sudah banyak tersedia, tinggal apakah kita mau menggunakannya atau tidak.

Yang pertama dari segi kreatifitas berkarya. Tidak melulu kita dituntut untuk bisa membuat karya yang hebat dengan bahasa yang berat, cukup ungkapkan isi hati, opini, dan segala pengetahuan yang kita miliki dengan JUJUR! Ya, jujur dari hati, dan berdasarkan fakta yang ada.

Kedua, berbagi. Yang saya maksudkan adalah, bagaimana kita menjaga hubungan baik terhadap sesama bloger, memepererat persahabatan, dengan berkjunjung, berkomentar dan lain sebagainya. Semakin banyak teman bloger yang kita miliki maka blog kita pun juga semakin banyak dikenal.

Kemudian yang terakhir dan yang utama adalah belajar. Menurutku, ngeblog sama dengan belajar. Dalam dunia blog tersedia berbagai macam blog yang menyediakan berbagai macam informasi yang sangat kompleks. Dari situlah kita bisa belajar tentang berbagai macam hal, dari informasi aktual, pendapat orang lain, hingga cerita-cerita lucu yang memudahkan kita untuk mengenal lebih jauh teman sesama bloger.

Tiga komponen utama itu yang nantinya akan sangat membantu kita dalam membangun sebuah blog dengan konten yang sangat hebat dan tentunya tetap eksis di dunia maya.



Antara Penulis dan Pembaca

23 01 2009

Beberapa waktu yang lalu saya iseng-iseng untuk membuka blog yang pertama kali saya buat. Blog tersebut sudah lama tidak diupdate sejak bulan Maret 2008. Ya, di situlah pertama kalinya saya mengenal blog. Walaupun belum mengerti lebih jauh tentang blog, tapi saya berusaha menuangkan opini saya di blog itu. Sedikit geli sih, membaca-baca lagi tulisan pada masa lalu.

Beberapa saat kemudian, perhatian saya tertuju serius pada sebuah komentar panjang pada shoutbox di sidebar, yang kurang lebih mengungkapkan ketidaksetujuannya dengan salah satu postingan saya. Ya, tidak perlu saya ceritakan, tapi yang pasti postingan tersebut adalah wujud kritik saya terhadap suatu ormas yang “bikin ulah” yang sangat memalukan pada saat itu.

It’s okay saat orang lain setuju atau tidak setuju tentang opini seseorang. Keberagaman opini itulah yang akkhirnya saling melengkapi dan membawa kita keluar dari suatu problema. Tapi, bukan itu masalahnya. Saat saya meresapi kembali apa yang orang tersebut ungkapkan, ternyata saya mendapati bahwa sebenarnya dia tidak mengerti benar apa yang ingin saya sampaikan.pada postingan tersebut. Intinya adalah terjadi sebuah kesalahpahaman antara saya sebagai penulis dan dia sebagai pembaca.

Tentu saja ini merupakan permasalahan yang sangat mendasar di dunia blog. Apa artinya sebuah konten yang hebat, jika tidak bisa menghubungkan antara penulis dan pembacanya. Tidak jarang saya menemui komentar di blog-blog teman semacam; “skip..skip…, gak mudeng gw..”, atau “aku gak begitu ngerti tentang ini, eniwe, nice post lah!”, dan lain sebagainya.

Blog merupakan suatu media pembelajaran yang menurut saya bisa meningkatkan minat dan kemampuan seseorang untuk membaca dan menulis. Membaca untuk memahami benar apa yang ingin disampaikan penulis, bagaimana karakter si penulis. Menulis, yaitu mengungkapan opini, ide,  review atau ekspresi apapun dari dalam diri dengan benar.



Antara Simbolisme dan Rasionalsime

23 01 2009

Dalam sejarah dunia seni, pernah ada suatu aliran bernama plakatstijl yang muncul di era awal modern, yang lebih mengutamakan rasionalsime daripada simbolisme. Dalam artian lebih mengutamakan fungsi daripada penampilan. Menurut saya, pernyataan ini bisa menjadi tolak ukur pemikiran sesorang yang bisa dibilang modern.

Contohnya, mudah saja, apakah kita termasuk orang yang suka mengikuti mode pakaian? Nah, jika kita mengambil keputusan untuk mengikuti tren tersebut, tidak menjadi masalah jika itu cocok dan nyaman bagi kita, tapi jika tidak, yang ada malah kita merasa tidak nyaman, dan seolah-olah justru kita diperbudak oleh penampilan kita sendiri, yang belum tentu juga nyaman dipandang orang lain.

Nah, dari sinilah kita diharapkan menggali potensi-potensi yang ada dari dalam diri kita. Walaupun penampilan juga penting, tapi yang jauh lebih penting lagi adalah isi atau apa yang ada dalam diri kita. So, jangan minder kalau kita punya kekurangan fisik, seperti terlalu gemuk, atau terlalu pendek, dan lainnya, yang penting adalah bagaimana kita menyulap berbagai kekurangan kita tersebut dengan potensi yang ada dalam diri menjadi suatu yang berguna dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar dan masyarakat banyak pada umumnya.

Kembali ke pandangan yang modern, bahwa sebaiknya kita berusaha bagaimana mengembangkan diri untuk menjadi pribadi yang luar biasa hebat dan bermanfaat. Bukannya berpikiran kolot dengan mengutamakan penampilan tetapi ternyata “tidak berisi”.

Aplikasinya dalam konten di blog tentu saja yang saya harapkan adalah tentang bagaimana membuat sebuah postingan yang bermanfaat bagi orang banyak, bukan hanya memperindah layout sebagusmungkin -bahkan hingga berat untuk diupload-, tapi kontennya tidak bisa memberi hiburan atau informasi yang bermanfaat. Bukan berarti cerita-cerita atau ungkapan pribadi itu tidak bermanfaat, tetapi maksudnya adalah bagaimana kita membuat sebuah karya yang positif. Jadi yang saya maksud tidak bermanfaat adalah seperti postingan-postingan berbau SARA, Pornografi, dan hal negatif lainnya.



Peran Blog di Dunia Pendidikan

22 01 2009

Dewasa ini blog telah menjadi gaya hidup. Kegiatan blogging telah menjamur di mana-mana dari berbagai kalangan dan setiap elemen masyarakat. Entah itu hanya sebagai buku harian, ungkapan opini, ide, kreatifitas hingga untuk meraup penghasilan lebih dari berbagai macam bisnis dunia maya.

Dengan munculnya keragaman dalam dunia blog senidiri maka terciptalah sebuah dunia maya yang sangat kompleks dan saling melengkapi tak jauh bedanya dengan dunia nyata. Dengan mendapatkan informasi dengan cepat, media sosialisasi (online), mempererat persahabatan, membangun sebuah komunitas, hingga menambah penghasilan dan lain sebagainya. Dari situlah blog bisa menjadi sebuah candu bagi seseorang, hingga tak heran kalau ada seseorang yang rela manghabiskan sebagian besar waktunya di dunia maya (baca:blogging)

Nah, melihat fenomena blog ini, sebenarnya bisa kita manfaatkan dengan maksimal untuk dunia pendidikan. Pengalaman saya sendiri sewaktu masih duduk di bangku sekolah, saya merasa jenuh dengan cara penyampaian materi pelajaran di kelas, sangat membosankan dan hal itu pun tak jauh berbeda dengan yang dirasakan teman-teman. Tidak sedikit dari mereka yang berharap semoga lekas pulang dan segera melakukan aktifitas lainnya.

Dari situ, seandainya para guru punya inisiatif untuk menunjang materi pelajaran lewat blog, pasti akan sangat menyenangkan, dan saya rasa itu adalah cara yang efektif untuk meningkatkan minat belajar para siswanya. Ya, bisa juga kan, misalnya seorang guru memposting suatu permasalahan atau materi pelajaran yang disusun dalam suatu bahasa yang formal tetapi lebih santai. Para siswanya kemudian bisa blogwalking ke blog tersebut dan kegiatan belajar mengajar pun bisa menjadi lebih menyenangkan.

Materi pelajaran sekolah yang diposting melalui media blog bisa menjadi sebuah konten hebat yang bermanfaat bagi kemajuan dunia pendidikan. Selain memperkenalkan teknologi internet di kalangan pelajar dan pengajar, juga bisa menjadi terobosan baru di dunia pendidikan. So, tunggu apa lagi, teknologi yang semakin canggih ini asal dimanfaatkan semaksimal mungkin, diharapkan dapat menghasilkan suatu perubahan besar, tidak hanya di bidang pendidikan, bahkan mencakup semua bidang.



Aktualisasi Diri Melalui Blog

22 01 2009

Blog yang beredar di internet terdiri dari berbagai macam tema, ada yang tentang diary, bisnis, kesehatan, pendidikan, dan lain sebagainya. Dari situ kita bisa melihat kepribadian seorang admin masing-masing blog tersebut. Oh, ternyata si A ahli di bidang bisnis, si B ahli di bidang Game Online, dan lain sebagainya. Dengan begitu pula mereka bisa saling melengkapi dan berbagi saat membutuhkan berbagai macam informasi.

 
Itulah sebabnya, setiap saat kita mulai membuat dan membangun sebuah blog, disarankan untuk hanya membahas tentang suatu tema yang lebih spesifik (kecuali diary blog) atau setidaknya postingan dengan tema utama lebih dominan daripada tulisan lainnya. Tentu saja tema yang kita ambil itu merupakan suatu hal yang benar-benar kita kuasai. Contohnya, blog bisnis, blog cerita lucu, blog kesehatan organic, dan lain sebagainya.

 
Dengan begini, kita sebagai bloger bisa menggali lebih dalam potensi-potensi dalam diri, kita bisa menilai diri sendiri seberapa jauh kita menguasai hal tersebut. Tentu saja kedepannya blog tersebut akan menjadi blog yang berkonten hebat, yang eksis dan populer dengan satu macam kelebihannya. Dari sinilah blog bisa berfungsi sebagai media aktualisasi diri di dunia maya, serta isinya banyak berguna bagi pengguna internet lainnya.